4:47 AM
0
ketika mereka sedang menggebu-2 tentang mimpi mereka..mereka berkata dengan lantangnya " semangat dan jangan pernah menyerah hingga titik darah penghabisan" hingga nyamuk yang gigitpun tidak mendapatkan darah setetespun. namun dalam kehidupan nyata tidaklah demikian, kita boleh terus maju dan tidak pernah menyerah, tapi lihatlah kembali daya untuk mencapainya, apakah mampu atau masih tanda tanya, atau hanyalah lebih besar impianmu daripada dayamu.hingga pada akhirnya kamu hanya kehilangan daya tanpa mendapat apa-apa...

jika impian itu benar-benar jauh dari kemampuan penalaranmu. bawalah impian itu menjadi bagian dari mimpimu, dan beralihkan ke mimpi yang lebih realistis dengan keadaanmu..sehingga sumber daya yang ada pada dirimu tidak sia-sia untuk berlari. dalam peperangan, menyerang musuh yang lebih kuat bukanlah tindakan yang berani dan sejarahpun akan mencatatnya sebagai kekalahan-kekalahan dalam perang, kecuali bisa berfikir lebih untuk itu..dalam masa penjajahan dikatakan bangsa kita berani karena menyerang musuh bersenjata dengan bambu runcing, melainkan itu tindakan terpaksa karena daya itu yang ada....tapi bagaimanapun juga, sejarah banyak menggunakan kata "jika ....."

0 komentar:

Post a Comment